Loka POM di Kota Lubuklinggau melakukan kegiatan intensifikasi pangan Ramadhan pada Kamis (11/03/25) dengan tujuan memastikan keamanan pangan yang dijual di area takjil. Petugas Loka POM mengambil sampel makanan takjil yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya dan melakukan pengujian menggunakan Teskit. Beberapa parameter yang diuji meliputi Formalin, Borax, Rhodamin B, dan Methanil Yellow. Sebanyak 41 sampel makanan diuji, seperti Rujak Mie, Pempek, Bakso, tahu isi, kerupuk merah, Bolu kukus merah, talam hijau, dan makanan yang memiliki warna mencolok.
Selain melakukan pengujian, petugas Loka POM juga memberikan sosialisasi kepada pedagang tentang bahaya penyalahgunaan bahan berbahaya dalam makanan, serta mengingatkan tentang pentingnya memperhatikan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa). Langkah ini diambil sebagai upaya untuk membangun kesadaran pedagang tentang pentingnya menjual produk yang aman dan sehat bagi konsumen.