Lubuk Linggau – Balai POM di Lubuk Linggau memberikan edukasi kepada mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas PGRI Silampari (UNPARI) melalui kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan tema “Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) untuk Mendukung Keamanan dan Mutu Pangan Olahan”, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Balai POM di Lubuk Linggau dalam meningkatkan literasi keamanan pangan, khususnya bagi generasi muda yang dipersiapkan menjadi calon pelaku usaha pangan. Pemahaman mengenai keamanan dan mutu pangan sejak tahap perencanaan usaha diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk menerapkan praktik produksi yang baik dalam pengembangan produk pangan olahan.
Dalam penyampaian materi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip-prinsip Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), antara lain pengendalian bahan baku, higiene dan sanitasi, pengendalian proses produksi, penyimpanan, pengemasan, serta pengawasan mutu produk.
Penerapan CPPOB menjadi salah satu aspek penting dalam menghasilkan pangan olahan yang aman dan bermutu. Praktik produksi yang baik tidak hanya berkaitan dengan proses pengolahan, tetapi juga mencakup pengendalian berbagai faktor yang dapat memengaruhi keamanan dan mutu produk sejak bahan baku diterima hingga produk siap diedarkan.
Antusiasme mahasiswa terlihat selama kegiatan berlangsung melalui diskusi dan penyampaian pertanyaan terkait penerapan keamanan pangan dalam pengembangan usaha. Interaksi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman peserta agar mampu mengidentifikasi dan mengendalikan potensi risiko keamanan pangan dalam kegiatan usaha.
Melalui kegiatan ini, Balai POM di Lubuk Linggau mendorong mahasiswa untuk menjadikan aspek keamanan dan mutu sebagai bagian integral dalam membangun usaha pangan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi calon wirausahawan untuk menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu, memenuhi ketentuan, serta memiliki daya saing.
Balai POM di Lubuk Linggau akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan, dalam meningkatkan kesadaran masyarakat dan calon pelaku usaha mengenai pentingnya keamanan pangan.
Mari terapkan CPPOB sejak awal, wujudkan pangan olahan yang aman, bermutu, dan berdaya saing!